BOGOR – Upaya memperluas akses pendidikan bagi anggota Pramuka
terus bergulir. Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat melakukan
rapat penjajagan kerjasama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan)
Bogor pada Selasa (27/1/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membuka
pintu masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi kepanduan.
Delegasi Kwarda Jabar yang hadir
meliputi Wakil Sekretaris, Bidang Kerjasama dan Kemitraan, Bidang Humas, hingga
Dewan Kerja Daerah (DKD) Jawa Barat. Mereka diterima langsung oleh Wakil
Direktur 3 Polbangtan Bogor, Rudi Hartono, beserta jajaran staf di ruang
pertemuan kampus.
Akses Jalur Prestasi dan Undangan Khusus
Dalam audiensi tersebut, Rudi Hartono
mengungkapkan bahwa Polbangtan Bogor memiliki skema jalur prestasi mahasiswa
yang dapat mengakomodasi anggota Pramuka. Menurutnya, pengelolaan teknis untuk
kandidat potensial ini dapat dikoordinasikan langsung oleh Kwarda Jabar.
"Jalur prestasi mahasiswa di kampus
kami memungkinkan Pramuka masuk di dalamnya. Sektor ini bisa dikelola langsung
oleh pihak Kwarda," ujar Rudi.
Lebih lanjut, ia memaparkan adanya
peluang melalui jalur undangan khusus bagi kelompok anak petani di
daerah. Peluang ini dinilai akan semakin kuat jika didukung dengan rekomendasi
resmi dari Kwarda Jabar sebagai organisasi induk kepanduan di wilayah tersebut.
Inisiasi Gudep dan Kerjasama Formal
Merespons peluang tersebut, Jana Sujana
selaku Andalan Bidang Kerjasama dan Kemitraan Kwarda Jabar menyatakan bahwa
fokus utama pertemuan ini adalah sinkronisasi regulasi terkait jalur khusus
masuk kampus. Selain pembahasan mengenai rekrutmen mahasiswa, muncul pula
rencana mengenai aspek organisasi di internal kampus.
Pihak Kwarda mendorong adanya inisiasi
pembentukan Gugus Depan (Gudep) di lingkungan Polbangtan Bogor. Langkah ini
diproyeksikan sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus memperkuat identitas
kepanduan bagi mahasiswa yang masuk melalui jalur prestasi tersebut.
Pertemuan ini diakhiri dengan
kesepakatan untuk melakukan pendalaman materi kerjasama sebelum nantinya
dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang lebih formal.(if)
